Batik Betawi

Batikzone- Jakarta yang dulu dikenal dengan wilayah batavia memiliki sajarah batik yang cukup panjang. batik Jakarta dikenal dengan batik betawi mulai berkembang sejak tahun 1930'an sampai sekitar tahun 1940. Usaha batik yang ada di betawi dilakukan dalam skala kecil perorangan hingga skala besar seperti industri pembatikan .
Seperti halnya dengan motif-motif batik yang ada di daerah-daerah lain, motif batik betawi juga menonjolkan dan menggambarkan kekhasan wilayah betawi seperti ondel-ondel dan sungai ciliwung. Setiap motif batik yang tergambar pada kain memiliki makna dan filosofi tersendiri.  Batik betawi juga terkenal dengan cirinya yang memiliki warna-warna cerah seperti warna merah dan orange.
Beberapa motif batik yang menjadi ciri khas betawi :

1. Motif Batik Ondel-Ondel
2. Motif Batik Nusa Kelapa
3. Motif Batik Ciliwung
4. Motif Batik Rasamala
5. Motif Batik Salakanegara

Motif batik ondel-ondel diambil dari orang-orangan atau boneka yang menyerupai manusia yang merupakan ciri khas daerah betawi. Ondel-ondel melambangkan sebuah boneka penolak balak. Begitupun motif ondel-ondel yang terlukis pada kain batik mengandung sebuah harapan bahwa setiap pemakainya dapat memiliki kehidupan yang lebih baik dan terhindar dari mala petaka.

Motif nusa kelapa diambil dari peta ceila yang dibuat saat pemerintahan prabu siliwangi. Dari peta ceila ini diketahui bahwa dulunya jakarta memiliki nama Nusa kelapa hingga proses panjang berubah menjadi bernama jakarta. 

Motif Batik Ciliwung diambil dari sungai yang ada di jakarta yaitu sungai ciliwung. Pemakaian sungai ciliwung sebagai motif batik melambang rezeki yang terus mengalir seperti halnya air yang mengalir dan tak pernah kering di sungai ciliwung.

Motif Batik Rasamala diambil dari nama pohon rasamala. Jenis pohon ini dulu banyak tumbuh di daerah sunda kelapa yang sekarang bernama jakarta.

Motif Batik Salakanegara diambil dari sebuah kepercayaan masyarakat pada zaman kerajaan yang didirikan oleh seorang aki yang bernama aki tirem. Kerajaan ini tumbuh dan berkembang di tanah betawi pada tahun 130 masehi. pada saat itu masyarakat menganggap gunung memiliki kekuatan.

Motif batik ciliwung

Motif batik salakanegara

Motif batik ondel-ondel

Motif batik rasamala

Motif batik sundakelapa

Previous
Next Post »